Sunday, August 08, 2010

Sense of Happiness


Jakarta, 8 Agustus 2010
I just came back from my best friend`s wedding, one of the most influential in my life. Terima kasih, hehehe saya mendapatkan doorprize belanja 200 ribu karena memenangkan kuiz menulis quote untuk sahabat saya ini.

Malam ini entah ya, saya merasa begitu tenang dan penuh dengan serenity banget, yes, ini yang namanya dunia Buddha, saya yakin itu, that`s why saya selalu mendengar bahwa materi segunung apapun tidak akan bisa membeli sebuah perasaan, yaitu perasaan Buddha, dimana tidak ada lagi kebahagiaan relatif yang mengikat perasaan ini. Honest to say, untuk menjadi bahagia itu sebenarnya butuh usaha ekstra rajin, sama seperti usaha untuk menjadi sehat dan langsing, dan juga usaha untuk menjadi orang sukses dan kaya raya. Untuk menjadi bahagia, bisa pakai jalan pintas yaitu memenuhi apapun yang kita mau sampai terpuaskan, atau pakai jalan yang lebih rumit tapi dijamin hasilnya akan memuaskan dan tahan lama. Sama seperti kalau mau langsing cara pintas adalah dengan makan obat pelangsing atau suntik atau sedot lemak, tetapi kalau mau langsing yang everlasting dan sehat, yaitu dengan berolahraga, push up, sit up, body combat, atau treadmill secara rutin. Untuk bahagia yang everlasting, membutuhkan usaha tekun dan rutin dan konsisten, memaintain terus kualitas dari kebahagiaan itu. Saya merasa bahagia kalau : ...
1. Menjelang liburan menyenangkan
2. Berkumpul dan reuni dengan sahabat-sahabat kesayangan saya
3. Berpetualang dan kemping merasakan perjuangan senasib dengan teman-teman saya
4. Setelah lelah, gereyengan mau pingsan, badan pegel, kaki sakit, lalu saya cuci muka dan kaki dengan bersih, lalu segera berbaring di atas tempat tidur yang nyaman dengan udara yang sejuk
5. Menyadari bahwa saya tidak pernah sendiri dalam hidup ini, saya punya keluarga, sahabat, dan orang-orang yang bisa saya hubungi setiap waktu dan kapanpun saya merindukan mereka
6. Bisa menyelesaikan tanggung jawab dengan baik dan perasaan bahagia ..

Bagaimana dengan perasaan bahagia setelah mendapatkan blackberry, laptop putih impian, atau gaun (X)SML favorit saya? Ya ya ya, perasaan positif dan puas pasti ada, tapi tidak seawet sensasi dari keenam kondisi di atas.

Saya bahagia karena saya tidak perlu takut lagi, apapun yang terjadi dan masalah seperti apapun, saya tahu saya harus kemana, saya tahu saya harus berdoa apa, saya tahu ada satu mantera yang bisa saya percaya dan pegang, saya percaya nasib saya pun bisa saya bentuk dengan selalu mengikuti alur hukum alam semesta ini. Yes, Nammyohorengekyo.

Saya bahagia saat melihat sahabat saya menikah dengan seorang lelaki yang menyayanginya, ini sebuah perasaan yang paling sulit sebenarnya, untuk bisa merasakan kebahagiaan orang lain. Biasanya saya cenderung sedih melihat orang lain lebih bahagia, karena saya serasa sendiri tertinggal tidak ada lagi teman seperjuangan. Tapi di hari ini saya totally merasa bahagia melihat pernikahan sahabat saya itu, karena saya sadar betul bahwa itulah karma dan hasil perjuangan sahabat saya, saya ingat suka dukanya untuk bisa sampai pada tahap ini. Saya juga semakin tenang dan bahagia setiap kali saya sadar, saya pun pasti bisa menciptakan kebahagiaan ala saya, sebuah pernikahan yang indah juga, ala saya, dan tidak perlu membandingkan hidup saya dengan hidup orang lain, yes, I deserve a happy life and love. Hooammm.. Good Nite, terima kasih atas keindahan dari kesadaran ini, bahwa saya layak bahagia, begitu juga Anda semua ya, teman-teman.

No comments: